• Home
  • About
  • Contact
  • Shop
  • Advertise
facebook twitter instagram pinterest bloglovin Email

Browny | CS

Distributor Pakaian Kekinian

Bentuk kaos berkembang seiring tuntutan penggunanya yang menginginkan kenyamanan ekstra. Muncullah kaos tanpa jahit samping (built up) sebagai salah satu jawabannya.

Apa itu kaos built up?

Kaos built up adalah kaos yang proses perajutannya bahan kainnya dirajutkan secara tubular, yaitu gerakan rajut dari bawah ke atas (built up) dengan cara memutar. Proses knitting secara tubular ini menghasilkan kain kaos bulat. Jadilah kaos built up tidak memiliki jahitan samping.

Berbeda dengan kaos-kaos pada umumnya yang proses pembuatan kainnya dilakukan secara linear (nontubular) sehingga menghasilkan kain kaos dalam bentuk lembaran. Kain kaos lembaran itu kemudian dipotong-potong lalu dijahit sebelum menjadi kaos yang kita pakai.


Kaos built up jelas memiliki keistimewaan tersendiri. Dari segi pemakaian, kaos tanpa jahit samping lebih nyaman dipakai karena di sisi kanan-kiri bagian dalam kaos tubuh kita tidak bergesekan dengan lipatan dan jahitan kaos. Dari sisi kualitas, kaos built up juga memiliki keunggulan. Tidak adanya sambungan atau jahitan di bagian samping kaos membuat kaos built up sedikit sekali berisiko sobek dsb. Lain dengan kaos-kaos biasa yang dijahit di bagian samping, memiliki potensi jahitan sobek.

Kaos built up yang banyak beredar di Indonesia kebanyakan adalah kaos import. Belum banyak pabrikan dalam negeri membuat kaos tanpa jahit samping.

Sejumlah brand import yang memproduksi kaos polos tanpa jahit samping di antaranya Gildan, Anvil, Alstyle, Fruit of The Loom. Merek-merek kaos itu sudah beredar luas dan diterima oleh masyarakat.

Jadi kalo kaos built up itu kaos nya gimana min? Pada umumnya jawaban yang akan kita dapatkan adalah kaos built up itu kaos tanpa jahitan samping. Nah kemudian timbul pertanyaan, kalo tanpa jahitan samping, berarti proses memproduksi kaos ini tidak seperti proses pembuatan kaos pada umumnya, karena tidak ada bagian depan dan bagian belakang.

Ya, membuat kaos built-up menggunakan mesin khusus, mesin ini merajut langsung dari benang menjadi kaos. Dengan mesin ini, proses produksi kaos pun akan lebih cepat, karena tidak perlu melewati tahap 1-4, dan semua langsung dikerjakan mulai dari benang jadi kaos..

Sayang nya di Indonesia, masih sangat sedikit atau tidak ada industri yang menggunakan mesin ini, pabrik umumnya lebih suka mencetak kain, dibanding langsung jadi kaos. Jadi bisa dibilang kaos built-up yang beredar di pasaran sekarang ini, bisa dikatakan produk yg oke banget.

Kelebihan kaos built up sendiri adalah keawetannya, karena semua menyatu, dan tidak ada jahitan yang menyatukan apapun, maka kaos ini menjadi lebih awet dan tahan lama, kami juga menyediakan kaos built up loh, yang sudah terbukti kualitas nya dan disukai konsumen, sangat cocok untuk sablon kaos manual, apalagi cetak DTG, bahan

Jangan lupa untuk terus mengupdate info tentang baju di ; Browny CS
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Balik lagi sama Browny Clothes kali ini bakal bagi - bagi informasi mengenai Teknik memelihara Baju Distro agar Lebih Awet. Langsung aja.

Salah satu jenis kaos yang banyak dipunyai oleh masyarakat specialnya para remaja adalah kaos distro. Selain enak dikenakan, baju distro juga punya desain yang cukup bagus sehingga dapat meningkatkan rasa percara diri. Namun kalian tidak mau kan jika kaos distro keren kesayangan menjadi jelek atau rusak? Nyatanya ada panduan untuk merawat baju distro kesayangan punya kamu supaya awet.

Ini dia Cara Merawat Kaos Distro Agar Tetap Bagus

Berikut adalah beberapa cara untuk menjaga kaos distro favorit kamu tetap bagus untuk dipakai:

1. Tidak merendam terlalu lama

Hal penting yang mesti dihindarkan dalam mencuci baju distro adalah jangan merendam baju distro terlalu lama karena dapat merusak serat kain, warna, dan juga sablonan, selain itu juga dapat menimbulkan bau yang tidak sedap. Kalian hanya boleh merendamnya maksimal 1 jam aja.

2. Tidak mencuci memakai mesin cuci

Untuk mencuci baju distro hindari menggunakan mesin cuci karena dapat membuat bahan dari toko baju ini menjadi melar. Cukup kucek sedikit yang telah direndam dengan memakai tangan.

3. Pisahkan saat mencuci

Sebelum mencuci pisahkan terlebih dahulu pakaian dari toko baju yang gampang luntur dengan yang tidak luntur, serta kaos yang sangat kotor dengan yang tidak terlalu kotor sehingga mampu mencegah kejadian luntur atau nempelnya kotoran dari kaos yang sangat dekil.

4. Jangan menggunakan pemutih

Saat mencuci baju distro jangan menggunakan pemutih pakaian karena mampu merusak warna dan juga dapat merusak tekstur kain hingga menjadikan kasar dan gambar print gampang mengelupas.

5. Hindari menggunakan sikat

Disaat mencuci hindari menggunakan sikat karena mampu menhancurkan rajutan kain baju dan merusak sablonan, selain itu juga hindarkan memeras kaos dari toko terlalu kuat karena dapat membuat serat kain menjadi melar.

6. Jemur dalam keadaan terbalik

Saat menjemur diusahakan untuk balik bagian luar pakaian sehingga posisinya ada di bagian dalam, hal ini mampu menghindarkan pudarnya color akibat sengatan pancaran sinar matahari.

7. Proses setrika

Agar kaos keren kalian lebih awet maka setrika dengan rapi, namun dalam proses ini hindari untuk menyetrika bagian sablon karena dapat merusak sablonan selain itu pastikan pakaian dalam keadaan kering.

8. Tidak dipakaisaat tidur

Hal wajib yang harus diperhatikan ialah tidak menggunakan kaos keren kamu saat tidur karena mampu merusak tekstur kain.
Demikian informasi seputar teknik untuk merawat kaos agar lebih awet dan tahan lama, selamat mencoba.

Jangan  lupa untuk update terus seputar baju di : Browny CS
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Hai. Masih bersama Browny Clothes , kali ini kita akan memberi sedikit pengetahuan untuk kalian penggemar kaos/baju distro . biasa nya orang hanya membeli baju yang bagus dan simpel namun tidak tahu apa kelebihan dan kekurangan kain yang digunakan baju tersebut. Sayang sekali bukan?. Mari kita simak penjelasan tentang kain untuk kaos distro.

1.hyget


Bahan ini berasal darin plastk tapi lebih tipis. Nah bahan hyget ini sangat pas untuk di jadika kaos partai atau kampanye, sebab toko baju menjual harganya relatif murah.

2.polyester


Polyester adalah bahan kain yang berasal dari serat buatan atau sintetis dari hasil minyak bumi, lalu dibuat serat fiber poly untuk bahan kaos. Kekurangan dari polyester tersebut adalah tidak dapat menyerap keringat sehingga gerah dan tidak nyaman untuk dipakai.

3.Teteron Cotton (TC)


Nah. Bahan yang ini juga lumayan bagus , namun masih kuran efektif untuk menyerap keringat, sehingga masih kerasa sedikit panas . dan kelebihan dari bahan ini adalah tidak mudah melar /kusut meski pun dicuci berkali kali.

4.Cotton Viscose


Bahan cotton viscose ini juga tidak mudah kusut dan juga kelebihan yang dimiliki bahan ini bagus untuk menyerap keringat. Bahan kaos ini sangat nyaman untuk di pakai .

5.Cotton Carded


Bahan dari kain ini tidak rata dan lembut. Soal harga kaos keren  ini mampu dijangkau untuk kelas menengah.dan juga sangat nyaman untuk digunakan.

6.Cotton Combed


Tidak lumrah jika toko toko baju menjualnya dengan harga yang tinggi. Sebab baju dari kain cotton combed ini sangat berkualitas. Diantara keunggulan kualitasnya yakni lebih lembut, lebih nyaman, benang nya pun rata.

Jangan lupa untuk terus mengupdate info seputar baju di : Browny CS
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Hai guys kali ini Browny Clothes akan memberikan informasi mengenai Teknik Mengetahui Kualitas Jahitan Baju Distro. Cek it out.

Salah satu pakaian yang banyak dimiliki oleh sebagian besar remaja adalah kaos distro karena memiliki desain yang sangat menarik dan unik. Memang tak dicekal jika toko baju membandrol pakaian ini dengan harga yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan jenis pakaian lainnya, hal ini disebabkan karena kualitas jahitan dan juga desain yang sangat menarik. Kalian mampu melihat bagaimana jahitan yang berkualitas bagus sehingga tidak salah pilih di dalam membeli di toko baju. Bagaimana caranya?

Ini dia Teknik Memilih Kualitas Jahit Kaos Distro

Salah satu yang terpenting di dalam menentuan kualiti kaos distro adalah kualitas jahitnya karena hal ini dapat mempengaruhi awet tidaknya kaos keren. Inilah beberapa teknik untuk melihat kualitas jahitan kaos distro:

1. Melihat jahitan pada bagian wangki dan bawah

Teknik untuk memperhatikan kualitas jahitan baju distro yaitu dengan memperhatikan jahit di bagian wangki dan juga bagian bawah baju, jika jahitan bagus ialah mempunyai gap yang sejajar dan sepadan antar jahitan maka jahitan itu memiliki kualiti tinggi dan jika gap diantara jahitan makin rapat maka kualiti jahitan yang dijual oleh toko baju  semakin bagus.

2. Melihat ada benang yang tersisa di jahitan

Salah satu hal penentu baiknya kualitas jahit ialah tidak adanya sisa benang pada ujung jahitan, jikalau kaos keren  yang kamu lihat masih meninggalkan sisa benang pada ujung jahitan maka kaos ini mempunyai kualiti jahitan yang jelek. Sisa-sisa benang di ujung jahitan dapat menimbulkan rusaknya jahitan karena benang mampu keluar bebas.

3. Melihat jahitan pada sambungan baju distro

Kaos keren memiliki penyambung di bagian lengan dan bagian body. Kalian dapat melihat kualiti jahitan pada bagian ini yaitu jika jahitan sambungan membentuk pertemuan line yaitu bentuknya (+) maka bisa dibilang jahitan sangat sejajar dan kualitasnya bagus.

4. Memperhatikan size sambungan baju

Jikalau size sambungan baju semakin kecil maka dapat dipastikan jahitan kaos memiliki kualitas yang bagus.

5. Menilai kerapian jahitan obras

Jika jahitan obras semakin rapat dan rapi maka mampu dipastikan bahwa jahitan memiliki kualiti yang bagus.

Inilah informasi seputar cara mengetahui kualiti jahitan baju distro  sehingga kamu tidak akan salah memilih kualitas baju.

Jangan lupa untuk stay tune terus tentang seputar baju di : Browny CS
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Topi Tradisional Yang Unik Di Dunia


Haii Sobat Browny Clothes Shop Topi Merupakan Penutup Kepala Atau Sebagai Pelindung Dari Sinar Matahari Maupun Cuaca Dingin. Tapi Tahukah Kamu Bahwa Banyak Topi Yang Unik Di Dunia Ini. Mau Tau Apa Saja Oke Langsung Saja.

1. Sombrero Vueltiao Dari Kolombia


Sombrero vueltiao adalah sebuah sombrero atau topi besar yang khas dari Kolombia. Perbedaan dari topi ini adalah warna hitam dan putih yang dimilikinya dan membuatnya berbeda. Topi ini merupakan simbol nasional dari Kolombia dan dapat dibawa dengan mudah karena bisa dilipat. Bahan dasar yang biasa digunakan untuk topi ini adalah rumput bernama Gynerium Sagittatium yang bisa menjadikan topi ini memiliki kualitas tinggi.

2. Baret Dari Prancis


Baret merupakan salah satu jenis topi yang cukup dikenal hingga di Indonesia. Biasanya topi ini digunakan dengan seragam pramuka atau pada anggota tentara, namun tren topi ini sebenarnya bermula di Prancis dan memang digunakan untuk kebutuhan militer. Seiring perkembangan waktu, tren ini mulai banyak digemari di Prancis dan digunakan oleh banyak seniman.

3. Ushanka Dari Rusia


Ushanka merupakan sebuah topi bulu asal Rusia yang memiliki bentuk cukup unik. Topi ini merupakan salah satu hal yang sangat dibutuhkan oleh orang Rusia untuk melindungi kepala mereka terutama pada saat musim dingin tiba. Bentuk ushanka yang kita kenal pada saat ini pertama kali dikembangkan pada abad ke-20 dan terbuat dari bulu berkualitas tinggi.

4. Non La Dari Vietnam


Non La atau biasa disebut sebagai caping merupakan salah satu jenis topi yang paling banyak digunakan terutama di Asia. Berbagai profesi yang biasa menggunakan topi ini adalah petani dan nelayan. Topi ini juga merupakan salah satu fashion item yang disukai dan dianggap eksotis oleh banyak desainer barat.
Nah Sudah Tau Kan Apa Saja Topi Yang Unik Di Dunia Jangan Lupa Kunjungi Terus Browny Clothes Shop Untuk Info Menarik Dan Barang Berkualitas Yang Disediakan.

Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Haii Sobat Browny Clothes Shop Kali Ini Browny Clothes Shop Bakal Ngebahas Sejarah T-Shirt Dan Perkembangannya Hingga Menjadi Trend. Kaos oblong atau disebut juga sebagai T-shirt  adalah jenis pakaian yang menutupi sebagian lengan, seluruh dada, bahu, dan perut. Kaus oblong biasanya tidak memiliki kancing, kerah, ataupun saku. Pada umumnya, kaus oblong berlengan pendek (melewati bahu hingga sepanjang siku) dan berleher bundar. Bahan yang umum digunakan untuk membuat kaus oblong adalah katun atau poliester (atau gabungan keduanya).


Sejarah

T- Shirt atau kaos oblong pada awalnya digunakan sebagai pakaian dalam tentara Inggris dan Amerika pada abad 19 sampai awal abad 20. Asal muasal nama inggrisnya, T-shirt, tidak diketahui secara pasti. Teori yang paling umum diterima adalah nama T-shirt  berasal dari bentuknya yang menyerupai huruf "T", atau di karenakan pasukan militer sering menggunakan pakaian jenis ini sebagai "training shirt". Masyarakat umum belum mengenal penggunakan kaos atau T-Shirt dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, para tentara yang menggunakan kaos oblong tanpa desain ini pun hanya menggunakannya ketika udara panas atau aktivitas-aktivitas yang tidak menggunakan seragam. Ketika itu warna dan bentuknya (model) itu-itu melulu. Maksudnya, benda itu berwarna putih, dan belum ada variasi ukuran, kerah dan lingkar lengan

Awal Perkembangan

T-shirt alias kaos oblong ini mulai dipopulerkan sewaktu dipakai oleh Marlon Brando pada tahun 1947, yaitu ketika ia memerankan tokoh Stanley Kowalsky dalam pentas teater dengan lakon “A Street Named Desire” karya Tenesse William di Broadway, AS. T-shirt berwarna abu-abu yang dikenakannya begitu pas dan lekat di tubuh Brando, serta sesuai dengan karakter tokoh yang diperankannya. dan film Rebel Without A Cause (1995) yang dibintangi James Dean. Pada waktu itu penonton langsung berdecak kagum dan terpaku. Meski demikian, ada juga penonton yang protes, yang beranggapan bahwa pemakaian kaos oblong tersebut termasuk kurang ajar dan pemberontakan. Tak pelak, muncullah polemik seputar kaos oblong.

Polemik yang terjadi yakni, sebagian kalangan menilai pemakaian kaos oblong – undershirt – sebagai busana luar adalah tidak sopan dan tidak beretika. Namun di kalangan lainnya, terutama anak muda pasca pentas teater tahun 1947 itu, justru dilanda demam kaos oblong, bahkan menganggap benda ini sebagai lambang kebebasan anak muda. Dan, bagi anak muda itu, kaos oblong bukan semata-mata suatu mode atau tren, melainkan merupakan bagian dari keseharian mereka.

Polemik tersebut selanjutnya justru menaikkan publisitas dan popularitas kaos oblong dalam percaturan mode. Akibatnya pula, beberapa perusahaan konveksi mulai bersemangat memproduksi benda itu, walaupun semula mereka meragukan prospek bisnis kaos oblong. Mereka mengembangkan kaos oblong dengan pelbagai bentuk dan warna serta memproduksinya secara besar-besaran. Citra kaos oblong semakin menanjak lagi manakala Marlon Brando sendiri – dengan berkaos oblong yang dipadu dengan celana jins dan jaket kulit – menjadi bintang iklan produk tersebut.

Mungkin, dikarenakan oleh maraknya polemik dan mewabahnya demam kaos oblong di kalangan masyarakat, pada tahun 1961 sebuah organisasi yang menamakan dirinya “Underwear Institute” (Lembaga Baju Dalam) menuntut agar kaos oblong diakui sebagai baju sopan seperti halnya baju-baju lainnya. Mereka mengatakan, kaos oblong juga merupakan karya busana yang telah menjadi bagian budaya mode.

Awal Masuk Di Indonesia

Di Indonesia, konon, masuknya benda ini karena dibawa oleh orang-orang Belanda. Namun ketika itu perkembangannya tidak pesat, sebab benda ini mempunyai nilai gengsi tingkat tinggi, dan di Indonesia teknologi pemintalannya belum maju. Akibatnya benda ini termasuk barang mahal.

Namun, kaos oblong baru menampakkan perkembangan yang signifikan hingga merambah ke segenap pelosok pedesaan sekitar awal tahun 1970. Ketika itu wujudnya masih konvensional. Berwana putih, bahan katun-halus-tipis, melekat ketat di badan dan hanya untuk kaum pria. Beberapa merek yang terkenal waktu itu adalah Swan dan 77. Ada juga merek Cabe Rawit, Kembang Manggis, dan lain-lain. Dan tren kaos oblong rupa-rupanya direkam pula oleh Kartunis GM Sudarta melalui tokoh Om Pasikom dan kemenakannya dengan tajuk “Generasi Kaos Oblong” (Harian Kompas, 14 Januari 1978).

Tahun 1980 an dunia kaos oblong dikuasai oleh industri kreatif. Muncul merek-merek terkenal seperti C59 dari Bandung, JOGER dari Bali, dan DAGADU dari Yogyakarta. Kaos-kaos ini terkenal dengan designnya yang unik dan menarik. Selain merek-merek tersebut, dunia kaos indonesia dikuasai oleh beberapa merek terkenal yang dijual di supermarket seperti merek HAMMER, POSHBOY, OSELLA, dan masih banyak lagi. Sebagian dari merek-merek terkenal ini masih bertahan, namun sebagian yang lain sudah tidak beredar di pasaran.

Tahun 1990 an adalah tahun dimana dunia kaos Indonesia diramaikan oleh maraknya insan-insan kreatif yang menjual kaos dengan design sendiri dan memproduksi sendiri, serta menjual di toko sendiri. Mereka inilah yang dikenal sebagai Distro Clothing. Distro sendiri merupakan singkatan dari "Distribution Outlet" yang berarti toko yang mendistribusikan atau menjual barang-barang unik termasuk kaos.

Jangan lupa untuk terus update seputar baju di : Browny CS

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Pakaian Tradisional Yang Unik Di Dunia. 


Haii Sobat Browny Clothes Shop Tentu Kita Tahu Bahwa Pakaian Tradisional Atau Pakaian Adat Merupakan Suatu Identitas Dari Kelompok Satu Dan Kelompok Lainnya. dan Tentu Ada Banyak Sekali Pakaian Tradisional Di Dunia Ini. Nah Kali Ini Browny Clothes Shop Bakal Ngasih Tau Kalian Nih Pakaian Tradisional Yang Unik Di Dunia. Oke Langsung Saja.

1. Dindrl Dari Austria


Baju dirndl merupakan salah satu jenis pakaian yang biasa digunakan di wilayah pedesaan. Baju ini hingga saat ini masih banyak digunakan oleh wanita terutama yang berusia tua di Austria dan Jerman. Pada beberapa acara khusus, busana ini juga biasa digunakan oleh wanita. Salah satu hal yang unik dari baju ini adalah Anda dapat mengetahui status seorang wanita apakah masih lajang atau sudah menikah dari caranya mengikat apron.

2. Poncho dari Chili


Poncho merupakan pakaian dengan bentuk sederhana dan hanya terbuat dari selembar kain. Poncho memiliki sebuah lubang pada bagian tengah kain dan membuat kepala pemakainya dapat keluar dari sana. Pakaian ini memastikan pemakainya terus berada dalam kondisi hangat baik di siang maupun malam hari.

3. Lederhosen dari Jerman


Pakaian dengan desain yang cukup unik ini merupakan busana khas dari Jerman terutama di daerah Bavaria. Pada saat ini, pakaian tersebut banyak digunakan ketika festival atau perayaan lainnya. Pada awalnya pakaian ini dibuat untuk orang-orang yang perlu melakukan pekerjaan fisik sepanjang hari dan merupakan lambang dari kelas pekerja.

4. Kimono dari Jepang


Untuk Yang Satu Ini Tentu Sudah Banyak Yang Tau Kimono memiliki arti sebagai sesuatu yang dipakai, namun pada perkembangannya pakaian ini lebih dikenal dengan modelnya yang cukup unik. Pada masa lalu melalui kombinasi warna atau penanda di kimono saja seseorang bisa ditebak berasal dari klan samurai mana, kelas sosial, serta pandangan politiknya. Pakaian ini sekarang merupakan salah satu jenis yang paling dikenal dan mengingatkan orang tentang negara Jepang.

5. Bunad Dari Norwegia


Istilah Bunad biasanya digunakan untuk menyebut pakaian tradisional yang digunakan pada masa lalu. Pakaian ini dapat digunakan oleh pria dan wanita serta memiliki lebih dari 200 jenis yang berbeda. Walaupun banyak dikenal dan digunakan di Norwegia, sebenarnya jenis pakaian ini sendiri dapat banyak ditemui di berbagai daerah di benua Eropa.

Itu Lah Beberapa Pakaian Tradisional Yang Unik Di Dunia Kunjungi Terus Browny Clothes Shop Untuk Info Menarik Lainnya Dan Produk Berkualitas Yang Di Sediakan.

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Selama ini, kotoran sapi biasanya cuma digunakan sebagai pupuk saja. Ya, baru-baru ini aja sih pengelolaan kotoran sapi menjadi energi biogas jadi ngetren. Cuma ya itu,  penggunaannya masih terbatas dalam bidang itu-itu saja. Kalau nggak energi ya pupuk. Nah ini ada terobosan baru dalam memanfaatkan kotoran sapi yang sama sekali tidak terpikirkan sebelumnya. Bukan digunakan sebagai penyubur tanah atau dibakar jadi energi, ada orang yang bisa memakai kotoran sapi jadi sandang alias baju untuk dipakai.

Eits, jangan salah. Seorang desainer asal Belanda rupanya bisa loh menyulap kotoran sapi menjadi sebuah produk fashion. Bukan hanya bikin orang terheran-heran, ternyata inovasi ini dihargai mahal lho. Nggak percaya?!

Berawal dari permasalahan kotoran binatang yang melimpah, Jalila Essaïdi punya satu ide brilian. “Kenapa kotoran nggak disulap jadi pakaian?!”

Jalila Essaïdi sadar betul bahwa kotoran binatang yang menumpuk cuma akan jadi limbah yang mencemari lingkungan. Dari perhatiannya terhadap lingkungan tersebut, ia memiliki satu ide brilian yang belum pernah terpikirkan oleh orang lain

Meskipun terdengar gila dan nggak masuk akal, nyatanya Essaïdi benar-benar membuktikannya. Proyek yang berawal dari kepeduliannya terhadap lingkungan tersebut kini jadi salah satu produk unggulan dunia fashion untuk memerangi pemanasan global. Memang sih eco-friendly fashion sudah ada sejak lama. Namun ide soal kotoran sapi jadi pakaian belum pernah terpikirkan sebelumnya!

Proses pengolahan dari kotoran jadi pakaian ini terbilang sangat ramah lingkungan. Meski rada rumit, tapi worth it!

Oh iya, jangan bayangan pakaiannya memiliki tekstur ‘iyuh’ seperti kotoran sapi itu loh ya. Namanya juga pakaian, ia tetap terbuat dari serat-serat benang. Bedanya, benang yang digunakan untuk membuat pakaian ini didapat dari proses pengolahan kotoran sapi.

Prosesnya sendiri pun cukup rumit. Jalila harus memisahkan kotoran sapi antara yang kering dan yang basah. Lalu mengekstrak selulosa dari kotoran kering, mencampurnya dengan asam khusus dan kemudian mengubahnya jadi selulosa asetat yang nantinya bisa jadi benang yang disebut “mestic“. Dari mestic inilah kemudian pakaian yang apik itu dibuat. Nah yang bikin makin ramah lingkungan adalah fakta bahwa tak sedikit pun kotoran sapi terbuang dalam proses ini. Asam khusus yang digunakan untuk campuran kotoran kering tadi ternyata juga dibuat dari kotoran basah sapi.

Karya Essaïdi ini telah dianugerahi penghargaan. Ini bukti bahwa pakaian dari kotoran sapi ini bukan produk fashion sembarangan!

Kekerenan mestic ini tidak berhenti di sana saja. Sebagai produk ramah lingkungan namun tetap memiki nilai fashion yang tinggi, mestic ternyata telah mendapatkan penghargaan dari Global Change Award pada tahun 2016 kemarin. Hal tersebut tentunya tak cuma didasari dari kreativitas dan nilai fashion-nya saja loh ya.

Selama proses pembuatan mestic, gas metan dari kotoran sapi yang notabene merupakan salah satu polutan terbesar udara bumi tersebut juga turut tereduksi. Hal inilah yang semaki menguatkan nilai baju olahan mestic yang disebut “Manure Couture” ini sebagai salah satu produk unik yang peduli dan ramah terhadap lingkungan.

Jangan lupa untuk terus mengupdate terus seputar baju di : Browny CS

Share
Tweet
Pin
Share
No comments


Buat kamu yang hobi masak, tentu saja cuka bukanlah bahan yang asing di telingamu. Cuka sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu. Kandungan asam asetat di dalamnya kerap dimanfaatkan sebagai pengawet ataupun penambah rasa masakan. Cuka sering disajikan bersama semangkuk bakso atau mie ayam. Kalau kamu pecinta pempek, dari cuka lah rasa asam di dalamnya berasal. Banyak banget sih manfaat yang bisa kamu temukan dari cuka.

Nah, kamu juga perlu tahu kalau ternyata cuka nggak melulu bisa digunakan buat masakan lho. Cuka juga bisa kamu gunakan mencuci pakaian! Kabarnya, kandungan di dalamnya banyak membawa manfaat untuk pakaian-pakaian kita. Gimana sih cara memanfaatkan cuka pada pakaian? Mari kita simak artikel di bawah ini.

1. Cuka bisa digunakan untuk membuat warna pakaian lebih cerah. Nggak usah takut bajumu jadi pudar


Salah satu risiko punya pakaian dengan warna cerah adalah warnanya yang bisa pudar kalau terlalu sering dicuci. Sekarang kamu nggak perlu bingung lagi karena cuka justru mampu membuat warna pakaianmu nggak cepat pudar. Sebelum dicuci, rendam pakaianmu dalam larutan cuka dan air (dengan takaran sama) selama 20 menit. Setelah itu angkat dan cuci seperti biasa. Dengan begitu warna bajumu akan awet.

2. Kalau kamu mengeluh soal pelembut pakaian yang mahal dan cepat habis, ganti aja dengan cuka


Ya, cuka bisa jadi bahan alternatif untuk melembutkan pakaianmu lho. Caranya larutkan 250 ml cuka pada bilasan terakhir cucianmu. Kandungan di dalamnya mampu bekerja seperti halnya pelembut pakaian yang dijual di toko-toko! Kalau lebih ekonomis, kenapa nggak beralih ke cuka aja ‘kan?

3. Kadang suka sebal sih kalau masih ada sisa detergen yang menempel. Cuka bisa jadi solusi lho


Sisa sabun atau biasa disebut residu ini kerap membuat sebal kita yang sering mencuci pakaian. Padahal rasanya sudah dibilas berkali-kali tapi tetap aja menempel. Bukan apa-apa, soalnya residu ini kalau dibiarkan bisa bikin iritasi kulit yang sensitif, terutama bagi bayi dan anak-anak. Nah, ternyata solusinya ada di dekat kita. Asam asetat pada cuka mampu memecah residu sabun ini lho. Kamu cukup tambahkan 500 ml cuka pada bilasan terakhir cucianmu.
Cuka dapat mengangkat penumpukan sabun terakumulasi dari waktu ke waktu.is magic kan?

4. Punya hewan peliharaan di rumah memang menyenangkan. Tapi kalau bulunya suka menempel di baju kesal juga. Nah, cuka bisa mengatasinya


Pecinta hewan pasti suka bete dengan bulu-bulunya yang sering menempel di pakaian. Kadang meski dicuci, tetap aja nggak bisa hilang. Kamu bisa lho coba pakai cuka untuk membantu mencegah serat dan bulu hewan menempel pada kain, dengan menambahkan 250 ml cuka pada air bilasan terakhir cucianmu. Dengan begini kamu bisa leluasa bermanja-manja dengan hewan kesayangan!

5. Cuka bisa menjaga warna putih pada pakaianmu lho. Nggak perlu lagi pakai pemutih


Seperti halnya merawat pakaian berwarna, ternyata menjaga baju warna putih juga gampang-gampang susah. Sampai-sampai cairan pemutih banyak dijual di pasaran. Tapi cuka bisa kok kamu gunakan untuk menjaga pakaian tetap putih dan menghilangkan noda kuning. Caranya campurkan 750 ml cuka pada bilasan terakhir cucian khusus untuk pakaian putihmu. Rendam beberapa menit. Lalu angkat dan jemur seperti biasa.

6. Meski sepele, noda membandel di pakaian bisa buat mood turun seketika. Atasi saja dengan cuka


Don’t worry be happy. Jangan menyerah dulu kalau bajumu terkena noda makanan, minuman, atau bekas deodoran sekalipun. Semprotkan cuka pada noda di pakaian berbahan 100% katun dan polyester saat kamu hendak mencucinya. Biarkan meresap selama 10 menit. Lalu tekan di bagian itu pakai kapas bersih sampai noda terangkat. Atau bisa juga digosok perlahan menggunakan sikat lembut. Terakhir, cuci seperti kamu biasa mencucinya.

7. Kalau kamu sering merasa susah menghilangkan bau di baju meski sudah dicuci, coba deh pakai cuka


Meskipun sebenarnya cuka nggak berbau, tapi dia bisa lho bantu menghilangkan bau membandel di pakaianmu. Campurkan 500 ml cuka pada bilasan terakhir cucianmu. Khusus untuk menyingkirkan bau asap, tambahkan 1 liter cuka dalam ember berisi air panas. Gantung pakaianmu di atasnya. Biarkan cuka menyerap baunya.
 kamu yang suka lupa mengambil cucian di dalam mesin cuci sampai menimbulkan bau apek, jangan khawatir. Bilas lagi cucianmu dengan larutan air panas dan 2 cangkir cuka. Lalu cuci lagi dengan detergen. Niscaya bau apek akan hilang.

8. Cuka bisa jadi solusi buat kamu yang punya pakaian berbahan lembut dan bingung gimana
cara cucinya


Baju renang, legging, atau pakaian apapun berbahan lembut seperti spandex atau sutra, sering membuat kita bingung, bagaimana cara mencuci yang benar biar nggak mudah rusak atau melar. Yang perlu kamu ingat, jangan mencucinya dengan detergen. Sebagai gantinya, kamu bisa gunakan cuka. Tambahkan 150 ml cangkir cuka ke dalam ember berisi air hangat, rendam selama 15-30 menit. Setelah itu bilas hingga bersih dan keringkan di udara terbuka.

Itu dia 8 cara memanfaatkan cuka sebagai bahan pencuci pakaian. Selamat mencoba ya Guys! 🙂

Jangan lupa untuk terus mengitkuti kami dengan update seputar /baju di : Browny CS

Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Salah satu kebutuhan pokok manusia adalah sandang atau pakaian. Semasa hidupnya, manusia pasti mengeluarkan dana yang sebenarnya tidak sedikit untuk kebutuhan tersebut. Apalagi ketika masih dalam masa pertumbuhan. Tidak sedikit para orangtua mengeluhkan harus terus beli baju baru karena cepatnya pertumbuhan bayi mereka. Misalnya saja, pakaian bayi usia 0-3 bulan sudah tidak bisa dipakai lagi ketika bayi itu berumur 6 bulan-an. Kalau sudah begitu, tidak ada lagi pilihan lain bagi orang tua selain membeli pakaian baru untuk bayinya.

Nah terkait masalah ini, ada terobosan baru yang harus kamu tahu! Konsepnya adalah membuat pakaian yang bisa ‘tumbuh’ bersama pemakainya, terutama anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan. Jadi nggak perlu lagi repot-repot ngecek ukuran atau lihat kategori umur untuk beli baju, karena baju ini bisa membesar dengan sendirinya.

Pakaian ini dibuat dari bahan sintetis yang bisa menyesuaikan dengan ukuran tubuh si bayi

Seorang mahasiswa S2 program Art’s Innovation Design Engineering di London’s Royal College, Ryan Yasin, melakukan eksperimen dengan membuat pakaian bayi dari kain sintetis yang bisa melebar sehingga bisa digunakan sampai anak tersebut berumur 36 bulan. Proyeknya itu berawal dari keinginannya membeli baju untuk keponakannya yang baru lahir. Karena sesuatu hal, hadiah tersebut justru sampai ketika keponakannya sudah tumbuh lebih besar, yang mana membuat pakaian darinya tidak lagi cukup.

Bahan dari pakaian ini juga tahan air, sehingga saat hujan orang tua tidak perlu lagi khawatir mengenakan anaknya jas hujan

Ryan Yasin menggunakan teknologi tertentu yang membuat pakaian menjadi ringan dan tahan air. Bahannya disesuaikan dengan gerakan anak yang tergolong aktif sehingga tingkat keawetannya tidak perlu diragukan lagi. Selain itu, pakaian ini juga mudah dilipat dan dibersihkan. Tentu saja terobosan ini menjadi angin segar bagi ibu-ibu yang memiliki bayi atau balita.

Bukan cuma masalah pakaian anak-anak, inovasi ini juga dibuat untuk mengatasi isu konsumerisme yang makin parah. Banyak banget lho limbah pakaian di dunia
Sifat manusia yang tidak pernah puas juga dapat dilihat dari tingginya daya beli masyarakat terhadap pakaian. Mungkin dalam kasus ini pakaian bayi, tapi sebenarnya orang dewasa pun banyak yang ‘membuang-buang’ pakaian dan akhirnya hanya jadi limbah. Apalagi kultur memakai barang bekas juga sepertinya masih dipandang sebelah mata. Selain jadi limbah, pola konsumerisme yang berlebihan pasti berdampak buruk pada lingkungan.

Mungkin jika ke depannya konsep ini terus dikembangkan, kita bisa mulai melihat pakaian sebagai pembelian atau investasi jangka panjang. Bukan sekadar fashion sementara yang nantinya hanya teronggok di dalam lemari atau entah akhirnya hilang kemana.

Nah menguntungkan bukan?jadi itu akan pengetahuan dari kami semoga bermanfaat untuk anda😊

Jangan lupa untuk terus mengunjungi website kami di : Browny CS
Share
Tweet
Pin
Share
No comments

Banyak orang yang memakai kaos untuk sehari hari baik pria/wanita,remaja,lansia,bailita karena kaos memang dipakai untuk kesan yang santai.

Yang kali ini kita bahas adalah kaos wangky(polo shirt)

Pengertian

Kaos wangky adalah model kaos yang memiliki kerah biasanya memiliki 2 atau 3 kancing dibagian atas kaos. Bahansangat pertama kali dipaki adalah bahan lakos  yang
sekarang diguankan juga katun,wol dan polister.karena bahan lakos relatif lebih mahal jika dibanding bahan lainya

Kelebihan kaos wangky adalah terkesan lebih rapih namun santai dan biasa digunakan tanpa menggunakan jaket.sekarang kaos wangky banyak variasinya dari yang polos sampai yang bergambar, berkancing atau pun tidak.

Kaos wangky juga terkesan lebih trendy. Kaos wangky juga dikenal sebagai polo shirt mengapa ya? Yuk simak sejarahnya

Sejarah

Mengapa ya kaos berkerah sering disebut polo shirt?

Pada abad ke 19 dan awal abad 20 pemain tenis memakai kaos tenis yang terdiri dari kaos putih lengan panjang dengan kancing di bagian atas, dikenakan dengan kedua bagian lengan digulung, memakai celana flanel dan dasi. Bentuk pakaian ini menimbulkan masalah dalam hal kemudahan dan kenyamanan bermain.
René Lacoste, yang tujuh kali menjuarai tenis Grand Slam Prancis memutuskan bahwa pakaian tenis tersebut sangat kaku, terlalu rumit dan tidak nyaman. Kemudian beliau merancang sebuah kaos putih
berlengan pendek dari bahan kain katun rajut yang lentur (Jersey Pique). Desain pakaian ini pertama kali ia kenakan pada tahun 1926 di kejuaraan terbuka Amerika Serikat. Mulai tahun 1927 Lacoste menempatkan lambang buaya di dada kiri kaos desainnya tersebut.

Pada tahun 1933 setelah Lacoste pensiun dari tenis profesional, Lacoste bekerja sama dengan temannya André Gillier, seorang merchandiser pakaian, untuk memasarkan pakaian desainnya tersebut di Eropa dan Amerika Utara. Mereka bersama-sama membentuk perusahaan kamisol Lacoste dan mulai menjual baju desain mereka, termasuk kaos dengan logo kecil bergambar buaya dengan bordir di dada kiri. Anda tentu tau merknya kan?
Seperti pakaian tenis pada awalnya, pakaian olahraga polo pun dirasakan bermasalah dengan ketidaknyamanan di lapangan, dan ketika pemain polo menyadari penemuan Lacoste di tahun 1930-an, maka mereka mengadopsi desain pakaian tersebut untuk digunakan dalam olahraga polo. Pada tahun 1920, Lewis Lacey seorang Kanada yang lahir tahun 1887 dari orang tua Inggris di Montreal Quebec, yaitu seorang pedagang kelontong dan juga seorang pemain polo, mulai memproduksi pakaian dengan logo seorang pemain polo, desain ini berasal dari Hurlingham Polo Club dekat Buenos Aires. Dan pada tahun 1972, Ralph Lauren yang termasuk bagian penting dari sejarahnya “polo shirt” merupakan bagian penting dari perjalanan model pakaian yang populer sampai saat ini yang disebut dengan nama kaos Polo, karena mungkin Ralph Lauren yang membantu lebih populer secara luas.

Jangan lupa untuk update tentang baju di : Browny CS
Share
Tweet
Pin
Share
No comments
Banyak orang yang memakai kaos untuk sehari hari baik pria/wanita,remaja,lansia,bailita karena kaos memang dipakai untuk kesan yang santai dan dapat dipakai sebagai baju dalaman kemeja pria dan atau pun atasan wanita.Tetapi banyak orang yang belum paham model kaos yang sesuai dengan kegunaanya.


Kaos oblong (T-shirt)

Menurut wikipedia kaos oblong adalah jenis pakaian yang menutupi sebagian lengan, seluruh dada, bahu, dan perut. Kaus oblong biasanya tidak memiliki kancing, kerah, ataupun saku. Pada umumnya, kaus oblong berlengan pendek (melewati bahu hingga sepanjang siku) dan berleher bundar. Bahan yang umum digunakan untuk membuat kaus oblong adalah katun atau poliester(atau gabungan keduanya).
Mode kaus oblong meliputi mode untuk wanita dan pria, dan dapat dipakai semua golongan usia, termasuk bayi, remaja, ataupun orang dewasa. Kaus oblong pada mulanya digunakan sebagai pakaian dalam. Sekarang kaus oblong tidak lagi hanya digunakan sebagai pakaian dalam tetapi juga sebagai pakaian sehari-hari.

Sejarah kaos oblong

Pada mulanya t-shirt digunakan oleh militer-militer ingris dan amerika pada perang dunia.pada mulanya hanya digunakan pada kesempatan musim panas.Kemudtangian t-shirt digunakan warga sipil eropa dan amerika, tak hanya pada kesempatan musim panas tetapi untuk dalaman baju musim dingin.Di indonesia t-shirt datang saat masa penjajahan belanda.


Sekarang  oblong bermacam variasinya dari yang polos sampai yang bergambar 3d.

Tips mengunakan kaos unuk dalaman kemeja dan jaket
-Untuk kaos polos dengan warna netral(hitam,putih ) atau disesuaikan dengan warna jaket/kemeja untuk dalaman kemeja dan jaket bermotif
-Untuk kaos bergambar untuk dalaman jaket polos, jangan gunakan kaos bergambar didalam  kemeja ya, karena kamu biasa dikatakan kesalahan fahsion

Jangan lupa untuk mengunjungi website kami di : Browny CS
Share
Tweet
Pin
Share
1 comments
Newer Posts
Older Posts

About Us

About Us

Browny Clothes Shop Adalah Toko baju Dengan genre kekinian Yang Menjual Berbagai macam jenis Pakaian Trendy dengan bahan yang berkualitas sangat Tinggi Dan Pasti Barangnya Juga Tinggi Kualitasnya.

Browny Clothes Shop Menyediakan banyak Koleksi pakaian dengan Gaya modern kekinian.So Untuk anda yang ingin tampil maksimal dengan Selera anda, Browny Clothes Shop Adalah Pilihan tepat untuk anda.

Browny Clothes Shop Juga menyediakan banyak brand untuk mempermudah anda yang menginginkan brand yang anda favoritkan,

Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

Categories

  • Bahan Baju
  • Distro
  • Informasi
  • Kaos Islami
  • Kemeja
  • TIPS

recent posts

Sponsor

Facebook

Blog Archive

  • January 2019 (7)
  • December 2018 (12)
  • November 2018 (6)

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates